Membuai-buai kebenaran tanpa pertentangan dan tantangan adalah kebisuan yang terkubur dalam pori-pori kepala.
Menendang pantat lawan dan menjilati pantat kawan adalah kesia-siaan moral yang immortal!
Terus sana berkerumul dalam ruang penuh asap yang menciderai isi kepalamu sendiri.
Saya sapa sosok penuh arogansi yang bertingkah senga dengan kebenarannya sendiri. Dibagi hanya bagi yang tidak tahu. Direndahkan porsi senganya ketika dihadapkan pada yang lebih tahu. Dibubuhi kehebatan gerak mulut dengan tipu daya irasional bagi yang tidak sepaham.
Menyapa untuk membentur kepala saya sendiri untuk tetap membelalak atas pola tingkah yang pantas untuk diberikan sehembus kentut
Maha tahu. Maha benar. Maha cerdas sekaligus bisa menghempas dirinya menjadi tidak tahu apa-apa. Inisiasi dari alasan belajar bersama. Demi kesempurnaan peran. Semoga waktu menjauhkan saya dari kehebatan macam ini dan orang-orang dengan kehebatan serba maha ini.
